Teknik Pemasangan Skirting Lantai yang Tepat di Indonesia

Apa itu skirting lantai?


skirting lantai

Skirting lantai adalah lembaran dekoratif yang terpasang pada dinding di sekitar ruangan, tepat di atas lantai. Biasanya terbuat dari kayu atau bahan sintetis, skirting lantai ini memiliki fungsi ganda yaitu melindungi dinding dan merapikan tampilan interior ruangan Anda.

Tidak hanya melindungi dinding dari benturan sepatu atau barang pecah belah yang terjatuh, skirting lantai juga dapat menyembunyikan celah kecil antara dinding dan lantai. Selain itu, skirting lantai juga digunakan sebagai penghilang kekusaman pada ruangan. Skirting lantai akan menambah sentuhan elegan pada ruangan Anda dan dapat membantu menciptakan suasana yang lebih hangat di dalam rumah.

Tersedia berbagai jenis skirting lantai di pasar, tergantung pada gaya interior dan biaya yang ingin Anda keluarkan. Skirting lantai polistiren yang murah adalah yang paling umum di pasaran, dan biasanya Anda bisa memilih dari berbagai model dan ukuran. Namun, jika Anda menginginkan tampilan yang lebih mewah, Anda dapat memilih skirting lantai kayu yang lebih tahan lama dan memberikan kesan mengagumkan pada ruangan Anda.

Skirting lantai memiliki spesifikasi yang berbeda-beda tergantung dari pilihan materials yang digunakan serta desain yang dimiliki. Skirting lantai memiliki ukuran dimulai dari 5 cm, 7 cm, 9 cm, hingga 15 cm. Selain itu, skirting lantai juga memiliki tipe bentuk permukaan yang menarik, seperti skirting lantai dengan bentuk bergelombang, polos atau bahkan bergaris putih ataupun gelap. Kemudian, skirting lantai juga mempunyai warna yang bisa disesuaikan dengan warna cat dinding yang Anda gunakan.

Memilih skirting lantai yang tepat merupakan hal yang penting untuk menghasilkan tampilan ruangan yang sempurna. Tidak hanya berguna dalam melindungi dinding dan memberikan tampilan yang rapi, skirting lantai dipasang dengan sangat mudah dan dapat diganti kapan saja jika ingin mengganti dekorasi interior rumah.

Jenis-jenis Skirting Lantai


Wooden skirting board

Skirting lantai, yang juga dikenal sebagai dasar pembatas atau soket karet, adalah elemen arsitektur penting yang menyediakan perlindungan dan keindahan untuk sambungan antara lantai dan dinding. Dalam artikel ini, kita akan melihat beberapa jenis skirting lantai yang tersedia di Indonesia.

1. Skirting Lantai Kayu

wooden skirting board

Skirting lantai kayu adalah salah satu jenis skirting lantai yang umum di Indonesia. Skirting ini biasanya terbuat dari kayu keras yang tahan lama seperti jati atau merbau. Selain memberikan tampilan yang elegant, skirting lantai kayu juga memberikan perlindungan yang kuat untuk sambungan antara dinding dan lantai Anda. Skirting lantai kayu dapat dipasang dengan mudah dan dapat dicat atau dilapisi dengan produk pelindung untuk menjaga kualitas kayu.

2. Skirting Lantai PVC

pvc skirtboard

Skirting lantai PVC atau plastik adalah pilihan populer bagi mereka yang mencari skirting lantai yang tahan lama dan ringan. Berbeda dengan kayu, skirting lantai PVC tidak memerlukan perawatan khusus dan lebih mudah dibersihkan. Skirting lantai PVC juga tersedia dalam berbagai warna dan tekstur, sehingga mudah untuk dipasangkan dengan gaya interior rumah Anda. Harga skirting lantai PVC lebih terjangkau dibandingkan dengan kayu, tetapi dapat memberikan tampilan yang modern dan elegan.

3. Skirting Lantai Batu Alam

stone skirting board

Untuk tampilan luar ruangan yang mengesankan, skirting lantai batu alam dapat memberikan bentuk dan perpaduan warna yang indah. Skirting ini dirancang untuk memberikan tampilan alami pada eksterior bangunan. Skirting lantai batu alam awet dan mudah dirawat, tetapi lebih mahal dibandingkan dengan kayu atau PVC.

4. Skirting Lantai Aluminium

aluminium skirting board

Jika Anda mencari tampilan modern dan bahan yang tahan lama, skirting lantai aluminium adalah pilihan yang tepat. Skirting lantai aluminium terbuat dari bahan yang ringan namun tahan karat, dan dirancang untuk memberikan perlindungan yang kuat pada sambungan antara lantai dan dinding. Skirting lantai aluminium juga mudah dipasang dan tersedia dalam berbagai warna sesuai dengan kebutuhan Anda.

5. Skirting Lantai MDF/Lembaran

MDF skirting board

Skirting lantai MDF atau lembaran adalah pilihan yang populer untuk proyek pembangunan budget terbatas. Skirting ini terbuat dari kayu lapis yang dirancang agar terlihat seperti kayu asli. Skirting lantai MDF memiliki keunggulan dalam hal daya tahan dan harga yang lebih rendah dibandingkan dengan kayu atau batu. Skirting lantai MDF juga tersedia dalam berbagai model dan ukuran untuk memenuhi kebutuhan proyek Anda.

Demikian adalah beberapa jenis skirting lantai yang tersedia di Indonesia. Pastikan Anda memilih skirting yang tepat untuk memastikan perlindungan dan keindahan sambungan antara lantai dan dinding rumah Anda.

Keuntungan Menggunakan Skirting Lantai


Skirting Lantai Keuntungan

Banyak orang mengabaikan pentingnya memasang skirting lantai di rumah atau tempat kerja mereka. Padahal, skirting lantai sendiri memiliki beberapa keuntungan yang dapat membantu menjaga kesehatan dan kebersihan tempat tinggal atau tempat kerja mereka. Berikut adalah beberapa keuntungan dari penggunaan skirting lantai:

1. Melindungi dinding

Melindungi Dinding

Selain menambah nilai estetika dalam ruangan, skirting lantai pada dasarnya digunakan untuk melindungi dinding dari goresan, kerusakan, dan tambalan cat di sekitar alas kaki yang mungkin terjadi. Skirting lantai melindungi dinding dari kerusakan seperti goresan saat membersihkan lantai atau ketika barang-barang tertentu mengenai dinding, seperti kursi, meja, atau lemari. Dengan melindungi dinding dari kerusakan, skirting lantai juga dapat membantu menghemat biaya perawatan dan perbaikan dinding.

2. Mencegah timbulnya kecoa dan tikus

Mencegah tikus dan kecoa

Skirting lantai juga dapat membantu mencegah masuknya serangga ke dalam rumah atau gedung kantor, seperti kecoa dan tikus. Kecoak atau tikus biasanya masuk ke dalam rumah atau gedung kantor melalui celah-celah kecil di sekitar dinding atau lantai. Dengan memasang skirting lantai, celah di antara lantai dan dinding dapat ditutup dengan rapat, sehingga tidak ada lagi jalan masuk bagi tikus atau serangga lainnya. Dengan begitu, skirting lantai ini membantu menjaga kebersihan dan kesehatan ruangan anda.

3. Menambah estetika dan gaya ruangan

Menambah estetika

Selain fungsinya yang melindungi dinding, skirting lantai juga dapat memiliki fungsi dekoratif. Jenis skirting lantai yang berbeda, seperti kayu, batu, keramik, atau bahkan kertas dilapisi dinding, dapat menambah estetika ruangan anda sesuai dengan gaya yang anda inginkan. Skirting lantai yang dipilih dengan benar dapat membantu menyeimbangkan tampilan ruangan yang terlihat begitu padat di bagian atas, seperti partisi dinding, kabinet atau rak, dengan di bagian bawah ruangan yang kosong seperti lantai selain menambah nilai estetika, skirting lantai juga membantu menutup celah antara lantai dan dinding, sehingga ruangan dijamin tetap rapi dan bersih.

4. Praktis untuk perawatan lantai

Perawatan lantai

Dengan memasang skirting lantai, celah antara lantai dan dinding akan tertutup, menghilangkan risiko kotoran atau debu terjebak di antara lantai dan dinding. Kondisi ini sangat penting untuk meningkatkan kualitas udara ruangan secara keseluruhan. Selain itu, skirting lantai membuat perawatan lantai lebih mudah, karena anda tidak perlu mendekorasi ulang atau melukis ulang dinding jika ingin membersihkan celah antara dinding dan lantai. Cukup mengepel atau menyapu lantai bersih dan rapi kembali.

5. Memiliki nilai investasi jangka panjang

Nilai investasi

Menginstall skirting lantai bisa disebut sebagai nilai investasi jangka panjang. Skirting lantai membantu melindungi dinding, melindungi kabel listrik, dan juga menambah nilai estetika dalam ruangan. Semua faktor ini dapat menambah nilai investasi pada properti anda. Sehingga, dengan memasang skirting lantai yang baik, akan membantu anda menjual rumah atau gedung kantor anda di kemudian hari.

Jadi kemanapun anda melihat keuntungan memasang skirting lantai, yang jelas skirting lantai sangat diperlukan dalam ruangan. Karena selain memiliki fungsi, keindahan ruangan dapat ditambahkan dengan memasang skirting lantai. Sehingga, hal ini dapat membantu meningkatkan nilai investasi rumah atau gedung kantor anda di masa depan.

Cara Memilih Skirting Lantai yang Tepat


Cara Memilih Skirting Lantai yang Tepat

Skirting Lantai atau biasa disebut juga sebagai alas dinding, merupakan benda yang berfungsi untuk melindungi dinding dari guncangan, debu atau kotoran. Skirting ini dipasang pada bagian bawah dinding dan bersambung dengan lantai. Selain fungsinya yang utama yaitu melindungi dinding, skirting juga dapat meningkatkan estetika ruangan dan membuat interior menjadi lebih terlihat rapi dan bersih.

Namun, memilih skirting lantai yang tepat tidaklah mudah. Hal ini dikarenakan terdapat berbagai macam jenis skirting lantai yang dapat dikombinasikan dengan berbagai jenis lantai yang juga berbeda-beda. Maka dari itu, untuk membantu menentukan jenis skirting yang tepat, berikut adalah beberapa tips dalam memilih skirting lantai yang tepat:

1. Sesuaikan dengan Jenis Lantai


Sesuaikan dengan Jenis Lantai

Hal pertama yang perlu diperhatikan saat memilih skirting lantai yaitu jenis lantai yang dipakai. Pilih skirting lantai yang dapat cocok dengan jenis lantai yang ada. Misalnya, jika lantai yang digunakan adalah keramik, pilihlah skirting dengan bahan keramik. Begitu pula jika lantai yang digunakan adalah vinyl atau marmer, disarankan untuk memilih skirting yang sesuai.

2. Pilih Bahan yang Tahan Lama


Pilih Bahan yang Tahan Lama

Bahan skirting lantai juga memiliki peran penting dalam menentukan kualitas skirting itu sendiri. Pilihlah skirting yang terbuat dari bahan yang tahan lama seperti kayu atau PVC. Bahan-bahan ini cenderung lebih tahan terhadap goresan atau benturan dan memiliki umur yang lebih panjang.

3. Sesuaikan dengan Konsep Interior


Sesuaikan dengan Konsep Interior

Skirting lantai yang dipilih juga harus sesuai dengan konsep interior rumah agar memberikan kesan yang rapi dan sempurna. Pilihlah skirting yang tidak hanya sesuai dengan warna dan jenis lantai, tetapi juga sesuai dengan tema interior rumah. Contohnya, jika rumah didesain dengan konsep minimalis modern, gunakan skirting dengan model yang simpel dan warna netral seperti putih atau hitam.

4. Pilihukuran yang Sesuai


Pilih Ukuran yang Sesuai

Terakhir, pastikan skirting lantai yang dipilih memiliki ukuran yang sama dengan dindingnya. Jangan memilih skirting yang terlalu besar atau terlalu kecil, karena akan membuat tampilan ruangan menjadi kurang rapi. Sesuaikan ukuran skirting dengan tinggi dinding rumah Anda.

Dengan memilih skirting lantai yang sesuai, Anda dapat meningkatkan nilai estetika rumah dan menyempurnakan konsep interior. Beragam bahan dan model skirting lantai yang ada di pasaran dapat memudahkan Anda untuk memilih sesuai dengan selera dan gaya rumah.

Pemilihan Bahan Skirting Lantai yang Tepat


Pemilihan Bahan Skirting Lantai

Pemilihan bahan skirting lantai merupakan salah satu hal yang harus diperhatikan agar keindahan ruangan terjaga. Pemilihan bahan yang sesuai dengan kebutuhan seperti bahan kayu, plastik, atau semen juga dapat mempengaruhi tampilan sekaligus fungsinya. Selain itu, pemilihan bahan yang tepat dapat meminimalisir resiko kerusakan dan meningkatkan masa pakai skirting lantai.

Bahan kayu menjadi salah satu pilihan yang umum digunakan untuk skirting lantai. Tampilan kayu yang alami memberikan nilai estetika yang indah dan hangat di ruangan. Dalam hal ini, pemilihan kayu yang kuat, tahan air dan tahan gores dapat memperpanjang masa pakai dan menghindari resiko kerusakan seperti lapuk atau pecah.

Pilihan berikutnya adalah menggunakan bahan plastik atau PVC. Bahan ini memiliki kelebihan karena mudah dibersihkan, tahan lama, dan tidak mudah pecah atau rusak. Selain itu, bahan plastik juga memiliki banyak pilihan warna dan model sehingga dapat disesuaikan dengan kebutuhan desain ruangan secara mudah.

Untuk yang mencari tampilan lebih modern, skirting lantai dari bahan semen atau beton pracetak juga bisa menjadi pilihan. Tampilan permukaan bahan ini yang kasar dan natural memberikan kesan ruangan yang kokoh dan maskulin. Selain itu, bahan semen juga tahan lama dan cocok digunakan untuk ruangan yang rentan terkena air seperti kamar mandi.

Pemilihan bahan yang sesuai dengan fungsi dan kebutuhan adalah kunci dalam memberikan nilai tambah pada ruangan. Dengan mempertimbangkan bahan yang tepat, selain memperindah ruangan, skirting lantai juga akan memiliki fungsi yang optimal dan awet.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *