Penyebab Keramik Terangkat dan Cara Mengatasinya

Pengenalan tentang Keramik


Keramik Indonesia

Keramik adalah salah satu jenis bahan bangunan yang paling populer di Indonesia. Ini digunakan di seluruh negeri untuk lantai, dinding, dan dekorasi. Keramik terbuat dari berbagai jenis tanah liat yang diolah dan dipanaskan secara berulang-ulang hingga mencapai kekerasan dan bentuk tertentu. Keramik sering dirancang dengan corak dan warna yang menarik untuk menambah nilai estetika di dalam ruangan. Fungsi keramik sendiri sangatlah beragam, seperti sebagai pelapis lantai, dinding kamar mandi, maupun dapur.

Keramik adalah bahan bangunan yang umumnya tahan lama dan mudah dibersihkan. Namun, terkadang ada masalah yang dapat dihadapi oleh pengguna keramik di Indonesia, yaitu keramik terangkat. Ketika keramik terangkat, bergeser dari posisinya yang tepat di bawah kaki Anda, hal ini dapat menjadi masalah keamanan. Keramik yang terangkat bertambah tergelincir dan berisiko terpeleset, membuat pengguna merasa tidak nyaman saat berjalan di atasnya. Kondisi ini dapat berbahaya utamnya jika terjadi pada area publik, seperti taman atau area ruko dan mall.

Salah satu penyebab keramik terangkat adalah penginstalan yang salah. Kurangnya perawatan dan pemeliharaan yang tepat juga bisa menjadi penyebab terjadinya masalah ini. Selain itu, dampak bencana alam seperti banjir dan gempa bumi juga seringkali menjadi penyebab keramik rusak dan terangkat. Tidak jarang, juga disebabkan oleh adanya ketidakseimbangan tanah yang lebih rendah dibandingkan dengan tanah di sekitarnya. Kondisi yang kurang stabil bisa mempengaruhi struktur bangunan yang akhirnya berdampak pada material seperti keramik.

Untuk mencegah keramik terangkat, sebaiknya perlakukan keramik dengan baik dan perawatan yang tepat. Pastikan keramik dipasang dengan benar, dengan meratakan aplikasi lem atau perekat ke permukaan bawahnya. Selain itu, pastikan keramik bersih dari hama dan jamur yang berpotensi merusak struktur materialnya. Tentu saja, coba hindari kerusakan dari fenomena alam, seperti gempa bumi atau banjir. Memang, di beberapa kasus, ketidakseimbangan tanah bukanlah kondisi yang dapat dihindari, tetapi tindakan awal yang tepat seperti memperbaiki dan menjaga perawatan akan bisa membantu dalam menghindari kerusakan akibat kondisi tersebut.

Keramik tetap menjadi bagian penting di dalam bahan bangunan di Indonesia. Secara umum, keramik dianggap sebagai bahan lantai yang paling awet dan tahan lama, dan masih menjadi pilihan ramah lingkungan untuk rumah dan tempat kerja. Namun, Anda harus tetap berhati-hati untuk menghindari keramik terangkat dan memperbaiki kondisi tersebut secara perlahan namun pasti.

Gejala Keramik Terangkat


terangkat keramik

Keramik adalah salah satu bahan bangunan yang paling banyak digunakan di dalam rumah. Bukan hanya di lantai, namun juga di dinding dan kamar mandi. Namun, kejadian keramik terangkat terkadang menjadi masalah yang mengganggu. Hal ini bisa terjadi kapan saja dan terkadang tanpa kita sadari. Apa penyebab dari keramik terangkat? Dan bagaimana gejala keramik terangkat? Berikut penjelasannya.

Penyebab Keramik Terangkat

Setiap benda pasti punya masa kadaluarsa, termasuk keramik. Selain itu, ada beberapa hal yang menyebabkan keramik mudah terangkat. Diantaranya adalah:

  • Pasang keramik tidak rata sehingga membuat beberapa bagian jadi tidak kuat menahan beban.
  • Pasang keramik tidak sempurna. Bisa jadi karena kurang rekat saat pemasangan atau ada bahan lain yang memengaruhi.
  • Kualitas dilapisi lantai kurang bagus. Sehingga kerasnya lantai tidak mencukupi untuk menahan beban di atasnya.
  • Kerusakan sekecil apapun pada lantai bisa memengaruhi kerapatan dan kekuatan lantai.

Gejala Keramik Terangkat

gejala keramik terangkat

Setelah menyebutkan penyebab keramik terangkat, sekarang waktunya kita mencari tahu gejala-gejala apa saja yang harus diwaspadai. Berikut beberapa gejala keramik terangkat yang bisa diperhatikan:

  1. Bunyi keramik bergesekan saat dilewati. Saat keramik terangkat, biasanya terdapat celah antara keramik dengan alas di bawahnya. Sehingga ketika kita berjalan di atasnya, kita bisa merasakan adanya celah tersebut. Selain itu juga terdengar suara bergesekan antara keramik yang terangkat dengan keramik lain.
  2. Keramik menjadi ‘ringkih’ saat dipijak. Artinya, saat kita pijak, terasa ada yang longgar di dalam keramik tersebut. Jika dibiarkan, ini bisa menjadi bahaya karena bisa menyebabkan keramik patah dan terjadi cidera.
  3. Keramik menjadi miring. Jika keramik terangkat, maka posisinya bisa menjadi miring. Jika dibiarkan begitu saja, bisa jadi keramik tersebut akan pecah, atau bahkan terjadi guncangan.

Jika ada tanda-tanda keramik mulai terangkat, sebaiknya segera memperbaikinya. Jangan dibiarkan karena hal ini bisa menjadi bahaya bagi kesehatan dan keselamatan.

Cara Mengatasi Keramik Terangkat

mengatasi keramik terangkat

Setelah mengetahui penyebab dan gejala dari keramik terangkat, ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengatasinya, yaitu:

  1. Bongkar keramik yang terangkat dengan membuka bahan dasarnya. Hal ini sangat penting dilakukan agar permukaan keramik dapat rata ketika dipasangi ulang.
  2. Pembersihan sela keramik yang terangkat dan permukaan lantai dari bahan-bahan bekas lem/lantai yang tertinggal.
  3. Pasang kembali keramik yang terlepas/tidak rapat/terangkat dengan menggunakan semen cor dengan campuran pasir/alatic.
  4. Selama pembongkaran, sebaiknya jangan memaksa untuk mengambil keramik yang belum terlepas dengan tarikan yang keras. Segera berhenti ketika menemukan keramik susah dilepas untuk menghindari kerusakan lantai yang justru akan menambah masalah.
  5. Perawatan kebersihan keramik harus dilakukan dengan hati-hati agar tidak tergores dan mengurangi risiko keramik yang terangkat dan rusak saat dibersihkan.

Dalam perbaikan, sebaiknya menggunakan jasa tukang yang sudah berpengalaman agar hasilnya rapih dan meminimalisir terjadinya keramik yang terangkat lagi. Resiko terangkatnya keramik bisa dicegah dengan penggunaan keramik yang berkualitas dan dilengkapi dengan pasangan yang rapi serta kuat di atas lantai yang sudah datar dan rapat.

Penyebab Keramik Terangkat


Keramik Terangkat

Keramik terangkat adalah masalah umum di Indonesia yang sering terjadi di berbagai tempat di rumah, mulai dari kamar mandi hingga dapur. Keramik terangkat terjadi ketika keramik tidak menempel dengan baik pada lantai atau dinding, sehingga menghasilkan tonjolan atau celah yang memungkinkan air dan kotoran masuk. Ada beberapa penyebab keramik terangkat, dan dalam artikel ini kita akan membahas tiga di antaranya secara detail.

1. Kualitas Lem Lembaran


Lem Lembaran

Salah satu penyebab keramik terangkat adalah lem lembaran yang tidak berkualitas baik digunakan untuk memasang keramik. Lem lembaran berguna untuk memastikan keramik menempel dengan kuat pada lantai atau dinding. Namun, jika lembaran yang digunakan berkualitas buruk, keramik mungkin tidak terikat dengan kuat dan akan terangkat dari waktu ke waktu.

Solusinya, pastikan Anda menggunakan lem lembaran yang berkualitas baik. Anda dapat membeli lem lembaran berkualitas baik dari toko bahan bangunan terpercaya, atau meminta saran dari tukang keramik tentang merek yang baik untuk digunakan.

2. Penyerapan Air Yang Berlebihan


Penyerapan Air

Penyerapan air yang berlebihan juga bisa menjadi penyebab utama keramik terangkat. Hal ini disebabkan oleh kurangnya perhatian terhadap kondisi lantai sebelum memasang keramik. Lantai yang memiliki kelembaban atau sering terkena air, akan menjadi basah dan kembang, sehingga keramik akan terangkat dari lantai atau dinding.

Solusinya, sebelum memasang keramik pastikan bahwa lantai atau dinding yang akan dipasangi keramik tidak basah. Anda juga harus mengecek kelembaban dan permukaan lantai dengan alat meteran kelembaban sebelum memasang keramik. Jika terlalu lembab, lantai perlu dikeringkan dan dijadikan permukaan yang kuat dan rata terlebih dahulu.

3. Tekanan Berat Diatas Keramik


Tekanan Berat

Tekanan berat yang diterapkan pada keramik sehari-hari bisa menjadi penyebab keramik terangkat. Tekanan bergantung pada beban orang atau barang yang lewat di atasnya, dan terkadang dapat merusak permukaan keramik dan membuatnya terangkat.

Solusinya, Anda harus memperhatikan jenis dan kualitas keramik yang akan digunakan. Keramik yang lebih tebal dan lebih kuat akan lebih tahan terhadap tekanan berat. Pilihlah keramik yang cocok untuk lokasinya, seperti keramik anti-slip untuk kamar mandi, dan keramik yang lebih tebal untuk ruang tamu atau area yang sering dilewati dan diberi beban yang berat.

Selalu mengingatkan kepada semua anggota keluarga untuk tidak melakukan tindakan yang dapat merusak keramik seperti melompat atau menabrakkan barang berat ke permukaan keramik.

Dalam kesimpulannya, keramik terangkat adalah masalah yang bisa dihindari dan diatasi dengan memastikan bahwa lem lembaran yang berkualitas baik digunakan, memeriksa tingkat kelembaban dan kekuatan permukaan lantai sebelum memasang keramik, dan memilih jenis dan kualitas keramik yang tepat sesuai kegunaannya. Dengan perhatian terhadap faktor-faktor ini, keramik akan tetap bisa tahan lama dan terlihat indah di rumah Anda.

Cara Menghindari Keramik Terangkat


Cara Menghindari Keramik Terangkat

Keramik yang terangkat tidak hanya menimbukan kerusakan pada struktur bangunan, tetapi juga bertanggung jawab pada kecelakaan yang dapat membuat luka-luka parah pada penghuni bangunan. Apa saja cara yang dapat dilakukan untuk menghindari keramik terangkat? Ini dia beberapa tips yang dapat membantu Anda.

1. Pilih Tukang Keramik yang Profesional

Tukang keramik profesional adalah orang-orang yang memiliki pengalaman dan kemampuan yang baik dalam proses pemasangan keramik. Mereka telah memiliki pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan dalam menyelesaikan pekerjaan tersebut. Selain itu, mereka juga memiliki alat yang canggih dalam menyelesaikan pekerjaan tersebut dengan tepat dan akurat.

2. Pilih Jenis Lem yang Tepat

Memilih jenis lem yang tepat sangat penting dalam memasang keramik. Pilihlah lem yang memiliki kualitas dan daya rekat yang baik untuk memastikan keramik tidak terlepas dari lantai atau dinding. Pastikan Anda memilih lem yang sesuai dengan jenis keramik yang akan dipasang, misalnya jenis lem untuk keramik kelas I (air sedikit) dan kelas II (air banyak) berbeda.

3. Gunakan Bahan Kualitas Tinggi

Bahan yang berkualitas tinggi dapat memberikan keamanan dan ketahanan yang lebih baik pada keramik. Pilihlah keramik berkualitas tinggi, di samping itu gunakan juga benang yang berkualitas tinggi dan tidak mudah putus saat memasangnya.

4. Perhatikan Pemakaian Perabotan

Mempertimbangkan berat perabotan yang dipasang di atas keramik adalah pilihan yang tepat. Saat melakukan pemilihan perabotan untuk interior, pastikan penggunaannya tidak terlalu berat dan sesuaikan dengan kebutuhan ruangan. Misalnya, pilih kursi berbahan dasar kayu agar bobotnya tidak terlalu berat untuk diletakan pada keramik. Begitu juga dengan lemari yang dapat meminimalisasi berat pada keramik serta membantu mempertahankan keseimbangan dengan baik.

5. Perhatikan Penyelesaian Kerja

Tindakan pencegahan terakhir adalah dengan memperhatikan penyelesaian kerja. Saat selesai memasang keramik, tunggu beberapa saat sebelum berjalan di atasnya yang memungkinkan lem lebih kuat dan keramik lebih stabil, hal ini mencegah keramik terangkat. Pastikan juga untuk membersihkan keramik dengan produk pembersih yang baik dan hindari penggunaan bahan kimia yang mengandung asam yang dapat merusak keramik dan melemahkan lemnya.

Berdasarkan cara-cara tersebut, Anda dapat dengan mudah menghindari keramik terangkat. Pentingnya memilih tukang keramik yang profesional, serta memperhatikan bahan, perabotan dan penyelesaian kerja, adalah faktor utama dalam pencegahan keramik terangkat. Dengan mengikuti cara-cara tersebut, Anda dapat memiliki keramik dengan kualitas yang baik dan memberikan perlindungan yang lebih baik pada hunian Anda.

Solusi Keramik Terangkat


Solusi Keramik Terangkat

Keramik yang terangkat atau menggelembung pada lantai rumah menjadi masalah yang sangat mengganggu. Hal ini tentu membuat penampilan lantai menjadi tidak rapi dan kurang indah dipandang mata. Kondisi tersebut dapat terjadi karena banyak faktor, seperti penggunaan bahan bangunan yang kurang berkualitas dan ketidakseimbangan susunan lantai. Bagi Anda yang sedang mengalami masalah serupa, berikut beberapa solusi keramik terangkat yang bisa Anda lakukan:

1. Perbaikan Lantai


Perbaikan Lantai

Solusi pertama untuk mengatasi masalah keramik terangkat adalah dengan melakukan perbaikan pada lantai. Proses ini dilakukan untuk memastikan susunan lantai seimbang dan tidak terjadi kekosongan pada bagian bawahnya. Penyebab lainnya seringkali disebabkan oleh permasalahan pada semen atau adukan saat pemasangan keramik. Sehingga akan memperbaikinya menjadi lebih optimal untuk menghindari terlepasnya keramik dari susunan lantai yang ada.

2. Penggunaan Lapisan Pelapis


Penggunaan Lapisan Pelapis

Guna menghindari terbiasa pada masalah keramik yang terangkat di masa depan, disarankan untuk menggunakan lapisan pelapis yang tepat. Jenis pelapis yang ideal antara lain adalah bahan lapisan beton atau bahan pemasangan tile. Selain itu, Anda harus memilih bahan pelapis yang berkualitas supaya terhindar dari keramik yang mudah terangkat. Dengan begitu susunan lantai lebih kokoh dan awet di masa depan.

3. Pemakaian Material Yang Berkualitas


Bahan Bangunan Berkualitas

Berikutnya, Anda harus memerhatikan sumber dari bahan bangunan yang digunakan untuk menghindari keramik yang terangkat. Dalam hal ini, penggunaan material yang berkualitas tinggi memegang peranan penting. Material yang berkualitas akan membantu menjaga susunan lantai agar tetap seimbang dan menghindari keramik terangkat.

4. Memanggil Jasa Profesional


Jasa Profesional

Jika Anda masih kesulitan untuk menangani masalah keramik terangkat, sebaiknya Anda memanggil jasa profesional. Tenaga ahli dapat membantu menyelesaikan masalah Anda dengan cepat dan tepat. Mereka memiliki pengalaman dan kemampuan untuk mengatasi masalah keramik terangkat dengan baik. Pemilihan jasa yang terpercaya serta berpengalaman tentunya menjadi sebuah prioritas utama untuk mengatasi masalah ini.

5. Melakukan Pemeliharaan Secara Teratur


Pemeliharaan Secara Teratur

Langkah terakhir adalah melakukan pemeliharaan secara teratur. Dalam hal ini, Anda perlu rutin membersihkan lantai dengan cara menyapu, menggosok, dan membersihkan noda secara teratur agar lantai selalu dalam keadaan bersih. Selain itu, perlu juga melakukan penggantian keramik jika ada yang terlihat rusak atau cacat. Hal ini akan membantu melindungi susunan lantai dari kerusakan yang lebih parah di masa depan.

Demikian beberapa solusi keramik terangkat yang dapat Anda lakukan. Dalam mengatasi keramik terangkat, tentu saja harus mempertimbangkan segi keamanan dan menjaga kesehatan kerja. Oleh karena itu, perlu Anda ketahui penggunaan alat keamanan seperti masker, sarung tangan serta kacamata. Selain itu, langkah perbaikan harus dilakukan oleh orang yang memang ahli di bidangnya atau jangan ragu untuk memanggil jasa ahli. Semoga bermanfaat!

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *