Cara Mudah Menambal Seng yang Bocor

Penyebab Kebocoran pada Seng


Atap Rumah Bocor

Seng adalah salah satu bahan yang umum digunakan pada atap rumah di Indonesia. Seng memiliki keuntungan yaitu tahan karat, ringan, mudah dipasang dan harganya cukup terjangkau. Namun, seng juga memiliki kelemahan yaitu rentan mengalami kebocoran akibat cuaca ekstrem, pemasangan yang kurang rapi, atau mesin las yang kurang presisi. Berikut ini adalah beberapa penyebab kebocoran pada seng.

1. Cuaca Ekstrem

Hujan Lebat

Cuaca ekstrem seperti hujan deras dan angin kencang dapat menyebabkan kebocoran pada atap rumah yang menggunakan seng. Hujan deras dapat mempercepat proses korosi pada seng sehingga atap menjadi bocor. Selain itu, angin kencang dapat membuat tutup seng terlepas atau bahkan merobek seng.

2. Pemasangan yang Kurang Rapi

Seng Bocor

Salah satu penyebab kebocoran pada seng adalah pemasangan yang kurang rapi. Jika atap menggunakan seng dalam jumlah yang banyak, maka diperlukan kerapian dan ketelitian dalam memasangnya. Jika seng dipasang tidak rapi, maka akan mudah terjadi kebocoran pada sambungan antara seng.

3. Mesin Las yang Kurang Presisi

Las Seng

Jika seng dipasang dengan menggunakan mesin las, maka kesalahan dalam penggunaan mesin las dapat menyebabkan kebocoran pada sambungan seng. Jika mesin las tidak dipasang dengan benar, bisa-bisa sambungan seng menjadi longgar dan memungkinkan air masuk dalam rumah. Karena itu, diperlukan penggunaan mesin las yang presisi dan pengoperasian yang baik.

4. Seng Sudah Berumur

Atap Seng

Seng yang sudah berumur atau tidak terawat dengan baik juga dapat menyebabkan kebocoran pada atap rumah. Seng yang sudah berumur atau sudah mengalami kerusakan akan lebih mudah bocor atau rusak karena sudah kehilangan elastisitasnya.

5. Salah Memilih Jenis Seng

Jenis Seng

Ada beberapa jenis seng yang kurang cocok digunakan pada atap rumah. Misalnya, seng yang tipis atau mudah berdeformasi. Jika menggunakan seng seperti ini, bisa-bisa atap rumah menjadi bocor.

Itulah beberapa penyebab kebocoran pada seng yang umum terjadi di Indonesia. Jika atap rumah Anda bocor, segeralah memperbaiki dan mencari sumber masalah agar kerusakan tidak semakin parah. Selain itu, perawatan rutin pada atap rumah juga penting dilakukan untuk mencegah terjadi kerusakan pada saat yang tidak diinginkan.

Persiapan Sebelum Menambal Seng yang Bocor


Tambal Seng Bocor

Sebelum memulai proses cara tambal seng yang bocor, ada beberapa persiapan yang harus dilakukan agar hasilnya maksimal dan menghindari terjadinya kesalahan yang dapat merusak seng. Berikut adalah beberapa persiapan yang perlu dilakukan sebelum menambal seng yang bocor:

Pastikan Permukaan Seng Bersih

Bersihkan seng

Periksa seng yang bocor dan pastikan permukaannya bersih dari kotoran, debu, minyak atau karat. Jika tidak bersih, bersihkan dahulu dengan cara dibersihkan menggunakan wire brush dan amplas kecil seng yang bocor sampai bersih dan halus. Pastikan juga seng tersebut benar-benar kering sebelum melakukan proses selanjutnya.

Pilih Bahan Tambalan yang Tepat

Tambalan Seng

Pilihlah bahan tambalan yang tepat untuk menambal seng yang bocor. Bahan-bahan yang biasa digunakan dalam proses cara tambal seng yang bocor adalah solder atau timah solder dan kain seng untuk menambal lubang-lubang kecil. Sedangkan untuk yang lebih besar biasanya digunakan bahan tambalan seperti plester seng atau bahan tambalan khusus seng. Namun, yang perlu diperhatikan adalah pastikan tambalan yang digunakan dapat menahan tekanan air dan sesuai dengan ukuran area yang bocor.

Persiapan Alat dan Bahan Tambal Seng

Tambal seng bocor

Siapkan juga alat dan bahan-bahan yang diperlukan dalam cara tambal seng yang bocor, antara lain solder atau timah solder, kain seng, plester atau bahan tambalan seng, alat pemasak atau soldering tool, amplifier, dan kawat seng.

Siapkan Konektor

Sumbat konektor seng

Siapkan juga dengan sumbat konektor seng jika lubang yang bocor berukuran cukup besar. Sumbat ini digunakan untuk menutup lubang pada seng yang bocor dan mencegah air dapat masuk melalui area tersebut. Pastikan juga untuk memilih sumbat konektor seng yang sesuai dengan ukuran lubang pada seng.

Dengan melakukan persiapan sebelum menambal seng yang bocor, maka hasil yang diinginkan dapat tercapai dan seng juga dapat bertahan lebih lama. Mulailah dengan membersihkan permukaan seng, memilih bahan tambalan yang tepat, menyiapkan alat dan bahan, serta menyediakan sumbat konektor seng jika diperlukan. Semua persiapan ini dapat membantu Anda dalam melakukan cara tambal seng yang bocor dengan baik dan benar.

Pilihan jenis lem yang tepat untuk menambal seng yang bocor


Cara Tambal Seng yang Bocor

Salah satu solusi untuk menambal seng yang bocor adalah dengan menggunakan lem. Namun, jenis lem yang tepat untuk menambal seng yang bocor tergantung pada kondisi seng yang akan diperbaiki. Berikut ini adalah beberapa pilihan jenis lem yang tepat untuk menambal seng yang bocor.

Lem Karet


Lem Karet

Lem karet merupakan jenis lem yang tepat untuk menambal seng yang bocor pada area dengan kemiringan yang tajam atau vertikal. Hal ini dikarenakan lem karet memiliki daya rekat yang kuat sehingga dapat menahan aliran air. Selain itu, lem karet juga memiliki sifat yang elastis sehingga dapat mengikuti pergerakan seng akibat suhu atau cuaca yang ekstrem.

Lem PVC


Lem PVC

Berbeda dengan lem karet yang lebih cocok digunakan pada seng dengan kemiringan tajam atau vertikal, lem PVC lebih tepat digunakan untuk menambal seng dengan kemiringan yang landai. Hal ini dikarenakan lem PVC memiliki sifat yang menyerupai plastik sehingga dapat mengeras dengan baik dan menempel erat pada permukaan seng.

Lem Epoxy


Lem Epoxy

Lem epoxy merupakan jenis lem yang tepat digunakan untuk menambal seng yang bocor pada area yang terkena gesekan atau benturan, seperti pada atap mobil. Hal ini dikarenakan lem epoxy memiliki daya rekat yang kuat serta sifat yang kuat dan tahan lama. Namun, karena sifatnya yang sangat kuat, lem epoxy juga lebih sulit untuk diaplikasikan dan membutuhkan alat khusus untuk mengaplikasikannya.

Lem Silikon


Lem Silikon

Terakhir, jenis lem yang tepat untuk menambal seng yang bocor adalah lem silikon. Lem silikon cocok digunakan pada seng yang kerap terkena air atau terkena paparan sinar UV. Hal ini dikarenakan lem silikon memiliki daya rekat yang kuat dan tahan terhadap air dan sinar UV.

Setiap jenis lem memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Oleh karena itu, sebelum menggunakan lem untuk menambal seng yang bocor, pastikan untuk memilih jenis lem yang tepat sesuai dengan kondisi seng yang akan diperbaiki.

Langkah-langkah Menambal Seng yang Bocor dengan Tepat


Tambal Seng Bocor

Atap seng masih menjadi pilihan banyak orang untuk keperluan bangunan. Selain tahan lama, harganya pun cukup terjangkau. Namun, masalah yang kerap muncul pada atap seng adalah bocor. Apapun penyebabnya, atap seng yang bocor harus segera ditangani sebelum mengakibatkan kerusakan yang lebih serius. Berikut ini adalah langkah-langkah untuk menambal seng yang bocor dengan tepat.

1. Persiapan Alat dan Bahan


Persiapan Alat dan Bahan

Pertama-tama, Anda perlu menyiapkan alat dan bahan terlebih dahulu. Alat yang dibutuhkan antara lain gunting besi, martil, serta kikir. Sedangkan bahan yang dibutuhkan adalah lem seng dan kain seng. Pastikan Anda memilih lem seng dengan kualitas yang bagus dan tahan lama agar hasilnya maksimal.

2. Identifikasi dan Siapkan Area yang Bocor


Identifikasi dan Siapkan Area yang Bocor

Langkah selanjutnya adalah mengidentifikasi area yang bocor dan mempersiapkan area tersebut. Pastikan atap seng dalam keadaan kering dan bersih dari debu dan kotoran. Jangan lupa untuk memeriksa daerah sekitar area bocor agar tidak ada kerusakan lain yang belum terlihat.

3. Potong Lembaran Seng Sesuai Ukuran


Potong Lembaran Seng Sesuai Ukuran

Selanjutnya, potong lembaran seng sesuai ukuran area yang bocor dengan gunting besi. Pastikan potongannya sesuai dengan ukuran yang dibutuhkan agar hasilnya maksimal.

4. Tempelkan Lembaran Seng dengan Lem Seng


Tempelkan Lembaran Seng dengan Lem Seng

Langkah terakhir adalah menempelkan lembaran seng dengan lem seng. Oleskan lem seng secara merata pada lembaran seng yang telah dipotong tadi. Setelah itu, tempelkan lembaran seng tersebut pada area yang bocor. Pastikan lembaran seng menempel dengan sempurna dan tidak ada sela-sela yang terbuka. Untuk hasil yang lebih maksimal, gunakan kikir untuk menyeimbangkan permukaan lembaran seng dan atap seng yang lainnya.

5. Tunggu Hingga Lem Seng Kering


Tunggu Hingga Lem Seng Kering

Tergantung pada jenis lem seng yang digunakan, Anda perlu menunggu beberapa waktu hingga lem seng kering dan benar-benar menempel dengan kuat pada atap seng. Setelah itu, cek kembali apakah lembaran seng telah menempel dengan sempurna dan tidak ada kebocoran yang terjadi. Jika sudah aman, maka atap seng Anda bisa digunakan kembali dengan normal.

Demikianlah langkah-langkah untuk menambal seng yang bocor. Dalam menerapkannya, pastikan Anda berhati-hati dan teliti agar hasilnya maksimal dan mengurangi risiko kerusakan lebih lanjut pada atap seng Anda.

Perawatan seng agar tidak mudah bocor lagi setelah ditambal


Cara tambal seng yg bocor

Bagi Anda yang telah menambal atap seng yang bocor, sekarang adalah waktunya untuk mempertahankan kondisi atap seng agar tidak mudah bocor lagi. Berikut ini beberapa tips perawatan yang dapat Anda terapkan:

1. Pastikan Atap Seng Tidak Ada yang Rusak

atap rusak

Sebelum memulai perawatan seng, pastikan seng pada atap tidak rusak. Jika ada seng yang rusak segera lakukan perbaikan sebelum masalah semakin parah.

2. Bersihkan Atap Secara Berkala

bersihkan atap

Selalu bersihkan atap secara berkala agar atap tidak terlalu banyak menumpuk sampah seperti dedaunan atau sampah yang ada pada atap. Hal itu perlu dilakukan untuk menghindari kerusakan pada atap seperti bocor atau pecah karena beban pada atap yang terlalu berat. Cara membersihkannya pun sangat mudah, cukup sapukan dengan kain lap atau gunakan alat pembersih seperti sapu plastik pada saat yang tepat.

3. Gunakan Cat Pelindung atau Anti Karat

cat pelindung atau anti karat

Seng adalah material yang rentan terhadap karat, untuk itu perlu dilakukan pencegahan dengan memberikan cat pelindung atau anti karat terhadap seng agar tahan lama dan tidak cepat berkarat. Gunakan cat pelindung atau anti karat berkualitas untuk mendapatkan hasil yang maksimal pada seng atap Anda.

4. Gunakan Sealent pada Sambungan Seng

sealent pada sambungan seng

Gunakan sealent pada sambungan seng untuk mencegah air bocor masuk melalui sambungan seng yang menjadi salah satu penyebab atap bocor. Sebelum itu, perlu dilakukan pembersihan pada sambungan seng agar permukaan seng menjadi lebih bersih. Kemudian oleskan sealent pada sambungan seng dengan merata.

5. Periksa secara berkala

periksa secara berkala

Periksa atap secara berkala untuk memastikan kondisi atap seng Anda selalu dalam keadaan baik dan tidak ada masalah. Jangan biarkan masalah kecil menjadi masalah besar yang lebih sulit untuk diperbaiki, periksa secara berkala dan lakukan perbaikan pada saat yang tepat. Ketika sedang memeriksa, pastikan pula kondisi saluran pembuangan air dan pastikan selalu bersih agar tidak terjadi penyumbatan. Penumpukan air yang lama akibat penyumbatan dapat membuat atap menjadi berat dan merusak bakal pada atap seng.

Dengan menerapkan tips perawatan di atas, atap seng Anda akan menjadi lebih tahan lama dan tidak mudah bocor lagi. Perawatan yang dilakukan secara rutin akan membuat usia atap seng menjadi lebih lama.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *