Apa Itu Sasis dan Fungsinya pada Kendaraan?

Definisi Sasis or Rangka


Gambar sasis atau rangka

Sasis atau rangka adalah bagian terpenting dari kendaraan yang berfungsi sebagai kerangka atau tulang bagi kendaraan itu sendiri. Sasis bisa dianggap sebagai “tulang belakang” kendaraan karena menyangga sistem penggerak, komponen roda, seri transmisi, sistem suspensi, sistem kemudi, dan sistem rem. Dalam bahasa Indonesia, sasis juga dikenal sebagai “rangka” yang artinya kerangka atau struktur dasar.

Sasis terdiri dari pipa atau plat yang dirakit untuk membentuk bentuk kerangka kendaraan. Material yang digunakan untuk membuat sasis biasanya terbuat dari bahan logam, dari baja ringan hingga baja berat yang memiliki ketahanan yang tinggi. Seiring dengan perkembangan teknologi, saat ini ada banyak jenis material non-logam seperti fiber-komposit, plastik, atau alumunium yang juga digunakan sebagai material pembuatan sasis.

Selain berfungsi sebagai kerangka untuk menyangga komponen kendaraan, sasis juga memiliki fungsi penting dalam menjaga kestabilan dan kenyamanan pengemudi dan penumpang. Sasis yang kuat dan kokoh dapat menahan gaya yang dihasilkan oleh permukaan jalan yang rusak atau bergelombang.

Selain itu, sasis juga bisa mempengaruhi karakteristik berkendara kendaraan. Sasis yang fleksibel akan memberikan kenyamanan berkendara yang lebih baik, tetapi dapat memengaruhi handling kendaraan yang kurang stabil. Sebaliknya, sasis yang keras dapat memberikan handling dan stabilitas yang lebih baik, tetapi memberikan kenyamanan yang kurang pada saat berkendara.

Agar kendaraan dapat berfungsi dengan optimal, sasis harus didesain dengan baik dengan mempertimbangkan kondisi jalan, beban yang diangkut, dan kebutuhan pengemudi dan penumpang. Sasis kendaraan dirancang dengan ukuran yang sesuai dengan jenis kendaraan, seperti mobil penumpang, bis, truk atau sepeda motor. Sasis juga didesain dengan berbagai bentuk dan gaya unik yang membuat kendaraan tersebut dapat dikenali dengan mudah.

Dalam masa-masa awal produksi mobil, sasis dibangun sebagai satu unit yang terpisah dari badan atau karoseri. Namun, seiring perkembangan teknologi, sekarang ini sudah banyak mobil yang mempergunakan konstruksi monokok. Konstruksi ini memadukan sasis dan karoseri menjadi satu kesatuan sehingga berat total kendaraan dapat ditekan dan memberikan kekuatan yang optimal pada sasis.

Saat memilih mobil atau kendaraan, sasis menjadi salah satu hal yang harus diperhatikan. Pastikan sasis kendaraan yang akan anda beli memiliki kekuatan yang memadai, assistem penggerak, dan desain yang sesuai dengan keinginan anda. Semua komponen yang dahsyat memuat di atas sasis sehingga menjadikan sasis menjadi bagian pada kendaraan paling penting untuk dipertimbangkan.

Fungsi Sasis dalam Kendaraan


Fungsi Sasis dalam Kendaraan

Sasis adalah kerangka atau tulang belakang kendaraan yang membentuk bentuk tubuh yang kuat. Sasis kendaraan mengikat semua komponen seperti mesin, roda, dan sistem suspensi yang membentuk kerangka otomotif yang lengkap. Tugas utama sasis adalah menyerap dan menahan benturan dari jalan saat kendaraan bergerak, sehingga penumpang bisa merasakan kenyamanan saat berkendara.

Fungsi sasis dalam kendaraan sangat vital, karena melindungi penumpang kendaraan dari benturan, goncangan, dan getaran ketika berada di jalanan yang buruk atau tidak rata. Sasis juga memberikan kestabilan pada kendaraan saat sedang dalam perjalanan, sehingga pengemudi bisa mengendalikan kendaraan dengan mudah dan aman.

Selain itu, sasis juga berfungsi sebagai struktur kendaraan yang menentukan ukurannya. Sasis menentukan jarak roda kendaraan, yang menentukan gaya yang dibutuhkan untuk memutar roda kendaraan. Saat roda kendaraan berputar, sasis yang tegak lurus menjadi pengumpul gaya dari roda kendaraan.

Sasis juga menjadi wadah di mana semua komponen kendaraan seperti mesin, sistem kemudi, suspensi, dan transmisi terpasang. Seluruh komponen yang terpasang pada sasis harus bekerja synchronously untuk memberikan performa kendaraan yang optimal.

Penggunaan sasis dalam kendaraan memberikan banyak manfaat. Pertama, sasis membuat kendaraan lebih kuat, lebih stabil, dan mampu mengatasi medan berat. Jika kendaraan tanpa sasis, maka kendaraan akan sangat rentan terhadap deformasi dan kerusakan karena getaran dan kejutan. Selain itu, kendaraan yang dibangun dengan sasis lebih mudah diatur dan lebih aman bagi penumpang.

Sasis yang baik akan membuat kendaraan menjadi lebih kuat, lebih murah, dan lebih aman bagi pengemudi dan penumpang. Maka dari itu, manusia telah menyempurnakan pengembangan teknologi terbaru untuk membuat sasis kendaraan menjadi semakin kuat dan tahan lama.

Saat ini, sasis kendaraan terbuat dari beberapa jenis logam, termasuk steel, aluminium, dan baja baja khusus seperti chrome-moly. Masing-masing bahan memiliki kelebihan dan kelemahan yang berbeda dan dipilih tergantung pada jenis kendaraan yang ingin dibuat. Logam yang terpilih harus kuat untuk menahan berat kendaraan dan memiliki daya tahan yang lama.

Dalam beberapa tahun terakhir, kendaraan listrik juga mulai menggunakan sasis yang terbuat dari bahan komposit. Bahan komposit ini digunakan karena memiliki daya tahan yang sangat banyak dan tidak berkarat, sehingga banyak biaya yang bisa dihemat untuk perawatan. Selain itu, sasis yang terbuat dari bahan komposit juga jauh lebih ringan daripada logam, sehingga meningkatkan efisiensi bahan bakar kendaraan.

Kesimpulannya, sasis adalah tulang punggung kendaraan dan bertanggung jawab untuk memberikan stabilitas, kekuatan, dan keamanan dari benturan jalan yang tidak rata. Fungsi sasis dalam kendaraan sangat important, sehingga untuk membangun kendaraan modern yang efisien dan multifungsi, sasis harus dirancang dengan teknologi terbaru dan material berkualitas tinggi.

Jenis-jenis Sasis yang Ada


Jenis-jenis Sasis

Jika kita melihat sebuah kendaraan, sasis merupakan bagian yang sangat penting dan menjadi tulang punggung dari keseluruhan kendaraan ini. Sasis atau dalam bahasa Inggris disebut chassis merupakan bagian dari kendaraan yang terdiri dari rangkaian struktur yang terhubung dan dibentuk untuk membentuk kerangka body dari kendaraan. Dalam setiap jenis kendaraan, terdapat jenis sasis yang berbeda-beda yang disesuaikan dengan spesifikasi dan fungsinya. Dalam artikel ini, kita akan membahas beberapa jenis sasis yang ada di Indonesia.

Sasis Ladder

Sasis Ladder

Sasis Ladder atau dalam bahasa Indonesia disebut dengan sasis tangga merupakan jenis sasis yang digunakan pada kendaraan berjenis truk atau mobil pick-up. Pada sasis ladder, terdapat dua buah balok I yang membentuk seperti tangga dan berfungsi sebagai tulang punggung atau struktur utama dari kendaraan. Sasis ladder ini cukup kuat dan tahan lama karena terbuat dari bahan yang kokoh dan mampu menahan beban yang berat. Namun, sasis ladder cenderung kurang stabil jika digunakan pada kecepatan tinggi dan pada kendaraan dengan beban yang tidak merata.

Sasis Backbone

Sasis Backbone

Sasis Backbone adalah jenis sasis yang digunakan pada kendaraan jenis bus besar. Dalam sasis backbone terdapat sebuah balok utama atau tulang punggung yang membentang dari depan hingga belakang kendaraan dan menjadi struktur utama dari kendaraan. Selain itu, terdapat beberapa balok pendukung lainnya yang digabungkan dengan sistem suspensi untuk menambah kestabilan pada kendaraan. Sasis backbone ini memastikan kendaraan dapat menampung banyak penumpang serta beban yang berat namun tetap terasa stabil dan nyaman saat melaju di jalan.

Sasis Monokok

Sasis Monokok

Sasis Monokok merupakan inovasi sasis yang terintegrasi dengan body atau rangka utama dari kendaraan. Pada sasis monokok, tidak ada tulang punggung atau balok utama yang terlihat, melainkan seluruh rangka kendaraan menjadi satu kesatuan yang terintegrasi dengan sasis. Jenis sasis ini biasanya digunakan pada jenis kendaraan seperti mobil penumpang, mobil sport dan motor sport. Sasis Monokok memberikan keuntungan berupa bobot kendaraan yang lebih ringan, efisiensi bahan bakar, stabilitas dan manuver yang lebih baik.

Dengan pemahaman tentang jenis-jenis sasis yang ada di Indonesia, kita dapat memilih kendaraan yang sesuai dengan kebutuhan dan fungsinya. Walaupun sebagian jenis sasis memiliki kelemahan, namun dengan pemilihan yang tepat, Anda dapat menggunakan kendaraan sesuai dengan spesifikasi dan kebutuhan perjalanan.

Material yang digunakan untuk membuat sasis


Material yang digunakan untuk membuat sasis

Sasis adalah bagian terpenting dari sebuah kendaraan, termasuk mobil, motor, truk, dan bus. Sasis adalah kerangka atau struktur yang membentuk dasar kendaraan, yang menahan dan mendistribusikan beban atau tekanan dari kendaraan dan juga berfungsi sebagai tempat untuk menggantungkan mesin, roda, suspensi, dan sistem kendali lainnya. Sasis harus dirancang dan dibangun dengan bahan yang kuat, tahan lama, dan ringan agar dapat menanggung bobot kendaraan dan memberikan ketahanan pada guncangan, getaran, dan gaya angin yang timbul saat berkendara.

Berbagai macam material bisa digunakan untuk membuat sasis. Material yang paling umum digunakan adalah baja dan alumunium. Baja digunakan untuk sasis kendaraan transportasi seperti truk dan bus karena kemampuannya dalam menahan beban yang besar. Baja juga memiliki sifat lentur yang baik dan mudah dibentuk sesuai dengan desain sasis yang diinginkan.

Sedangkan, alumunium digunakan untuk membuat sasis kendaraan pribadi atau mobil, karena memiliki sifat ringan dan kuat. Alumunium memberikan keuntungan dari meningkatkan efisiensi bahan bakar kendaraan dan pengurangan berat kendaraan secara keseluruhan, sehingga mengurangi emisi gas buang dan meningkatkan kinerja kendaraan. Namun, alumunium lebih mahal daripada baja, dan sulit untuk dilas dan dipasang menjadi sasis kendaraan.

Material lain yang dapat digunakan untuk membuat sasis adalah fiberglass atau fiber-kaca, karbon serat, dan titaniun. Fiberglass memiliki sifat ringan, tahan korosi, dan mudah dibentuk. Karbon serat memiliki sifat kuat dan tahan serangan kimia, yang menjadikannya material yang cocok untuk kendaraan balap atau sport dengan mesin yang kuat. Sedangkan, titanium memiliki sifat ringan dan sangat kuat, namun sulit untuk diolah menjadi sasis kendaraan dan memiliki biaya yang sangat mahal.

Material sasis yang digunakan dalam sebuah kendaraan harus memenuhi standar keamanan dan kenyamanan pengguna agar dapat digunakan dengan aman dan nyaman. Material sasis juga harus dicocokkan dengan bobot kendaraan dan jenis mesin yang digunakan agar dapat memberikan performa yang baik dalam berbagai kondisi jalan dan cuaca.

Dalam proses pembuatan sasis, material-material tersebut harus melalui proses pengelasan dan perakitan dengan teknologi yang modern dan terbaik untuk menghasilkan sasis yang handal dan berkualitas tinggi. Meskipun material yang digunakan untuk membuat sasis bervariasi, keamanan, kenyamanan, efisiensi dan ergonomi harus tetap menjadi prioritas utama dalam desain dan pembuatan sasis kendaraan.

Perawatan Sasis yang Tepat untuk Menjaga Keamanan Kendaraan

Perawatan Sasis Indonesia

Sasis kendaraan adalah fondasi atau kerangka yang menopang berbagai komponen mesin dan bodi kendaraan. Sasis juga berperan sebagai pengaman dan penopang beban mobil. Perawatan sasis yang tepat dapat membantu menjaga keamanan kendaraan dan menghindarkan pengemudi dari bahaya di jalan raya.

1. Cek Sering Komponen Sasis

Sistem Rem Kendaraan Indonesia

Ceklah secara berkala semua komponen sasis seperti shockbreaker, per, bushing, stabilizer link, bracket dan bagian penting lainnya. Pastikan setiap komponen tersebut berada dalam kondisi baik dan bekerja dengan optimal. Cek juga fitur pengaman kendaraan seperti rem, lampu, klakson, dan sabuk pengaman secara rutin.

2. Bersihkan Sering-Sering Sasis

Mobil Bersih Indonesia

Membersihkan sasis kendaraan secara teratur sangat penting. Sasis yang bersih akan membantu mencegah karat dan korosi yang bisa merusak komponen sasis. Cuci dan lap sasis kendaraan setidaknya seminggu sekali menggunakan air sabun. Pastikan untuk mencuci pada bagian bawah kendaraan dengan lebih detail untuk mencegah debu dan kotoran menempel.

3. Ganti Oli Sasis dengan Teratur

Oli Mesin Kendaraan

Periksa waktunya saat perlu mengganti oli sasis. Oli sasis berfungsi untuk mencegah gesekan pada berbagai komponen sasis yang bisa merusak atau mengurangi fungsinya. Pastikan untuk mengganti oli secara teratur untuk menjaga kondisi sasis kendaraan tetap prima.

4. Pasang Speed Limiter

Speed Limiter Indonesia

Memasang speed limiter sangat penting bagi kendaraan komersial, seperti bus, truk dan lain-lain. Speed limiter berguna untuk membatasi kecepatan kendaraan maksimal yang bisa dicapai. Hal ini sangat penting untuk mencegah kecelakaan dan merusak komponen sasis akibat kecepatan yang terlalu tinggi.

5. Hindari Muatan Berlebih

Muatan Berlebih Indonesia

Pastikan bahwa kendaraan tidak melebihi beban maksimum yang sudah tertera pada dokumen kendaraan. Muatan berlebih bisa merusak komponen sasis dan memperpendek umur kendaraan. Hindari bawa barang terlalu berat dan carilah alternatif transportasi lain jika terpaksa harus membawa muatan yang berlebihan.

Perawatan sasis kendaraan menjadi hal yang sangat penting agar kendaraan tetap aman dan nyaman digunakan. Dengan melakukan perawatan sasis dengan benar, kita bisa mencegah kerusakan pada komponen kendaraan dan menghindari bahaya di jalan raya. Jangan lupa untuk selalu mengemudi dengan hati-hati dan mematuhi aturan lalu lintas demi keselamatan bersama.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *